<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Google Chrome Released</title>
	<atom:link href="http://www.dstudiobali.com/webdesign/google-chrome-released/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.dstudiobali.com/webdesign/google-chrome-released/</link>
	<description>Jasa Website Design Murah di Bali - Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 06 Feb 2010 06:11:21 -0800</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Artana</title>
		<link>http://www.dstudiobali.com/webdesign/google-chrome-released/comment-page-1/#comment-1126</link>
		<dc:creator>Artana</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Sep 2008 10:35:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dstudiobali.com/?p=265#comment-1126</guid>
		<description>Nunggu khabar plus minus berikutnya dech...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Nunggu khabar plus minus berikutnya dech&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: It&#8217;s My First Journey &#187; Akhirnya Hari Ini Kuliah Lagi</title>
		<link>http://www.dstudiobali.com/webdesign/google-chrome-released/comment-page-1/#comment-1125</link>
		<dc:creator>It&#8217;s My First Journey &#187; Akhirnya Hari Ini Kuliah Lagi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Sep 2008 05:26:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dstudiobali.com/?p=265#comment-1125</guid>
		<description>[...] tau aja saya bisa ketularan jadi master juga  sayang sekali kemarin saya tidak bertemu dengan Bli Dewaji yang juga salah satu team [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] tau aja saya bisa ketularan jadi master juga  sayang sekali kemarin saya tidak bertemu dengan Bli Dewaji yang juga salah satu team [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bali web design admin</title>
		<link>http://www.dstudiobali.com/webdesign/google-chrome-released/comment-page-1/#comment-1124</link>
		<dc:creator>bali web design admin</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Sep 2008 01:34:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dstudiobali.com/?p=265#comment-1124</guid>
		<description>@bos ode : di saya aman2 aja tuh pak. :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@bos ode : di saya aman2 aja tuh pak. <img src='http://www.dstudiobali.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Google Luncurkan Browser Google Chrome &#124; komunitaskami.com</title>
		<link>http://www.dstudiobali.com/webdesign/google-chrome-released/comment-page-1/#comment-1123</link>
		<dc:creator>Google Luncurkan Browser Google Chrome &#124; komunitaskami.com</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2008 15:43:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dstudiobali.com/?p=265#comment-1123</guid>
		<description>[...]  internet advertising Memang tidak sia - sia blogwalking saya malam ini ke salah satu Master SEO, saya malam ini mendapat kesempatan menjajal browser Google Chrome, sebuah browser baru bikinin Om [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...]  internet advertising Memang tidak sia &#8211; sia blogwalking saya malam ini ke salah satu Master SEO, saya malam ini mendapat kesempatan menjajal browser Google Chrome, sebuah browser baru bikinin Om [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ode</title>
		<link>http://www.dstudiobali.com/webdesign/google-chrome-released/comment-page-1/#comment-1122</link>
		<dc:creator>ode</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2008 14:40:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dstudiobali.com/?p=265#comment-1122</guid>
		<description>kirain pelek mobil aja yg bisa di chrome, google ketularan juga main chrome.

pas DL n coba install, eh ditangkep sama om kaspersky, dicurigai virus katanya.. lanjutin install ga ya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kirain pelek mobil aja yg bisa di chrome, google ketularan juga main chrome.</p>
<p>pas DL n coba install, eh ditangkep sama om kaspersky, dicurigai virus katanya.. lanjutin install ga ya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Lex dePraxis</title>
		<link>http://www.dstudiobali.com/webdesign/google-chrome-released/comment-page-1/#comment-1121</link>
		<dc:creator>Lex dePraxis</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Sep 2008 02:00:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dstudiobali.com/?p=265#comment-1121</guid>
		<description>Saya agak telat satu hari memakai browser teranyar yang sedang menarik perhatian dunia ini. Dirilis tanggal 2 September kemarin, saya baru mengunduh dan meng-install-nya sehari setelah itu. Cukup menarik sekali untuk melihat software yang masih versi beta ini sudah mampu mendukung berbagai bahasa, termasuk bahasa Indonesia, walaupun masih terasa aneh dan konyol (bayangkan saja, ada sesuatu yang diberi nama &#039;Di bawah terpal&#039; !!!).

Sepintas pada visual, ini adalah browser dengan tampilan yang sangat minimalis dan menawan. Saya nyaris tidak bisa melihat tombol atau gambar apapun yang terserak di interface / antarmuka-nya yang berwarna biru langit tersebut. Sepertinya Google benar-benar serius dengan komitmen mereka untuk memberikan keunggulan dalam kecepatan dan ketepatgunaan. Saya sedikit perlu penyesuaian ketika melihat tampilan tab yang agak nyeleneh dibanding dengan browser lainnya, tapi dalam lima belas menit saya sudah jatuh cinta dengan tampilan Google Chrome.

Sayangnya keunggulan penampilan tersebut masih belum dibarengi dengan kelengkapan fungsi yang memadai. Misalnya saja pada engine blog wordpress saya, http://hitmansystem.com/blog , tidak bisa menampilkan visual rich-text editor. Yang dimunculkan adalah box teks yang perlu di-edit secara html manual atau copy-paste dari dreamweaver atau software sejenisnya.

Saya pikir, Chrome sangat memerlukan kekuatan komunitasnya untuk menciptakan plugins yang membuat para peselancar dunia maya menjadi kasmaran berat dengannya. Seharusnya tidak perlu waktu lama untuk mereka mulai mengembangkan plugins itu atau istilah mereka &#039;gears&#039; tersebut, tapi saya juga tidak terlalu yakin Chrome akan mengantisipasi banyak gears karena tujuan utama mereka adalah keringanan dan kecepatan.

Selama ini saya adalah pengguna browser Maxthon yang menurut saya pribadi sangat memuaskan dari segi keringanan, kecepatan, dan keluasan fungsi. Bergantian dengannya, saya juga masih memakai Firefox untuk keperluan mengakses situs yang kaya akan AJAX dan fungsi-fungsi skrip dinamis lainnya (seperti Facebook, Google Reader, atau Meebo)  karena di Maxthon hal tersebut masih kurang terakomodasi dengan baik selain perlu loading yang lama. Kehadiran Chrome sepertinya yang serba cekatan menangani skrip sepertinya merupakan penyatuan yang sempurna dari Maxthon dan Firefox. Terbukti saya yang sekarang sudah uninstall Firefox, tertinggal Chrome sebagai default browser yang disusul oleh Maxthon sebagai alternatif yang sampai sekarang masih sulit saya tinggalkan. Perlu waktu yang lama bagi saya dahulu untuk memutuskan pindah dari Firefox ke Maxthon. Ketika saya melihat Chrome, hanya perlu waktu beberapa jam saja.

Sekalipun demikian, Chrome sepertinya tidak begitu dianjurkan untuk mereka yang menggunakan internet dengan bandwidth terbatas karena sampai saat ini tidak bisa memblok atau menonaktifkan gambar-gambar yang biasanya menyedot resource bandwidth. Akibatnya, berselancar dengan Chrome akan menghabiskan biasa yang cukup besar. Situs-situs populer di Indonesia seperti Detik.com, Kaskus.us, HitmanSystem.com, Okezone.com, ataupun manca negara seperti MSN.com dan BoingBoing.net memiliki begitu banyak materi gambar yang akan terasa merampok peselancar yang menggunakan dengan limited bandwidth.

Bagi saya, ada dua fitur yang paling menarik dari Chrome. Yang pertama adalah Incognito Window. Ini adalah ide mungil yang cukup cerdas; saya sangat terkejut Google mengantisipasi kebutuhan ini dengan serius, sampai-sampai dimunculkan sebagai mekanik tersendiri dalam browser mereka. Fitur kedua adalah Omnibox yang membuat segala sesuatunya lebih singkat dan lancar. Jenius!

Google telah menyewa seorang komikus untuk mengerjakan komik pendek yang bisa dibaca di sini. Saya adalah penggemar Scott McCloud lewat karyanya Understanding Comics, jadi saya memiliki harapan yang tinggi untuk hasil kerjasamanya dengan Google ini. Sayang sekali, komik Chrome tidak berhasil memuaskan harapan tersebut, karena penyampaiannya yang masih terasa kaku, prematur dan tidak serius. Anyways, pengguna Chrome, atau malah pencinta Chrome, rasanya akan tetap menikmati karya tersebut sebagai tutorial mekanik dari masa depan sebuah browser.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya agak telat satu hari memakai browser teranyar yang sedang menarik perhatian dunia ini. Dirilis tanggal 2 September kemarin, saya baru mengunduh dan meng-install-nya sehari setelah itu. Cukup menarik sekali untuk melihat software yang masih versi beta ini sudah mampu mendukung berbagai bahasa, termasuk bahasa Indonesia, walaupun masih terasa aneh dan konyol (bayangkan saja, ada sesuatu yang diberi nama &#8216;Di bawah terpal&#8217; !!!).</p>
<p>Sepintas pada visual, ini adalah browser dengan tampilan yang sangat minimalis dan menawan. Saya nyaris tidak bisa melihat tombol atau gambar apapun yang terserak di interface / antarmuka-nya yang berwarna biru langit tersebut. Sepertinya Google benar-benar serius dengan komitmen mereka untuk memberikan keunggulan dalam kecepatan dan ketepatgunaan. Saya sedikit perlu penyesuaian ketika melihat tampilan tab yang agak nyeleneh dibanding dengan browser lainnya, tapi dalam lima belas menit saya sudah jatuh cinta dengan tampilan Google Chrome.</p>
<p>Sayangnya keunggulan penampilan tersebut masih belum dibarengi dengan kelengkapan fungsi yang memadai. Misalnya saja pada engine blog wordpress saya, <a href="http://hitmansystem.com/blog" rel="nofollow">http://hitmansystem.com/blog</a> , tidak bisa menampilkan visual rich-text editor. Yang dimunculkan adalah box teks yang perlu di-edit secara html manual atau copy-paste dari dreamweaver atau software sejenisnya.</p>
<p>Saya pikir, Chrome sangat memerlukan kekuatan komunitasnya untuk menciptakan plugins yang membuat para peselancar dunia maya menjadi kasmaran berat dengannya. Seharusnya tidak perlu waktu lama untuk mereka mulai mengembangkan plugins itu atau istilah mereka &#8216;gears&#8217; tersebut, tapi saya juga tidak terlalu yakin Chrome akan mengantisipasi banyak gears karena tujuan utama mereka adalah keringanan dan kecepatan.</p>
<p>Selama ini saya adalah pengguna browser Maxthon yang menurut saya pribadi sangat memuaskan dari segi keringanan, kecepatan, dan keluasan fungsi. Bergantian dengannya, saya juga masih memakai Firefox untuk keperluan mengakses situs yang kaya akan AJAX dan fungsi-fungsi skrip dinamis lainnya (seperti Facebook, Google Reader, atau Meebo)  karena di Maxthon hal tersebut masih kurang terakomodasi dengan baik selain perlu loading yang lama. Kehadiran Chrome sepertinya yang serba cekatan menangani skrip sepertinya merupakan penyatuan yang sempurna dari Maxthon dan Firefox. Terbukti saya yang sekarang sudah uninstall Firefox, tertinggal Chrome sebagai default browser yang disusul oleh Maxthon sebagai alternatif yang sampai sekarang masih sulit saya tinggalkan. Perlu waktu yang lama bagi saya dahulu untuk memutuskan pindah dari Firefox ke Maxthon. Ketika saya melihat Chrome, hanya perlu waktu beberapa jam saja.</p>
<p>Sekalipun demikian, Chrome sepertinya tidak begitu dianjurkan untuk mereka yang menggunakan internet dengan bandwidth terbatas karena sampai saat ini tidak bisa memblok atau menonaktifkan gambar-gambar yang biasanya menyedot resource bandwidth. Akibatnya, berselancar dengan Chrome akan menghabiskan biasa yang cukup besar. Situs-situs populer di Indonesia seperti Detik.com, Kaskus.us, HitmanSystem.com, Okezone.com, ataupun manca negara seperti MSN.com dan BoingBoing.net memiliki begitu banyak materi gambar yang akan terasa merampok peselancar yang menggunakan dengan limited bandwidth.</p>
<p>Bagi saya, ada dua fitur yang paling menarik dari Chrome. Yang pertama adalah Incognito Window. Ini adalah ide mungil yang cukup cerdas; saya sangat terkejut Google mengantisipasi kebutuhan ini dengan serius, sampai-sampai dimunculkan sebagai mekanik tersendiri dalam browser mereka. Fitur kedua adalah Omnibox yang membuat segala sesuatunya lebih singkat dan lancar. Jenius!</p>
<p>Google telah menyewa seorang komikus untuk mengerjakan komik pendek yang bisa dibaca di sini. Saya adalah penggemar Scott McCloud lewat karyanya Understanding Comics, jadi saya memiliki harapan yang tinggi untuk hasil kerjasamanya dengan Google ini. Sayang sekali, komik Chrome tidak berhasil memuaskan harapan tersebut, karena penyampaiannya yang masih terasa kaku, prematur dan tidak serius. Anyways, pengguna Chrome, atau malah pencinta Chrome, rasanya akan tetap menikmati karya tersebut sebagai tutorial mekanik dari masa depan sebuah browser.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
